inilah post pertama saya.. masih belajar.. dn berusaha membagi..
kali ini saya akan berbagi cerita mengenai Hanbok. yap, mengapa harus Hanbok ?!!. sebab saya sedang 'jatuh cinta' dengan budaya dan sejarah negri ginseng yaitu korsel..
apalagi sekarang sedang demam" nya budaya dari negri ginseng tsb mulai dari k-pop nya, film, dll.
balik lagi ke soal Hanbok. buat chingu semua yang lagi nyari tau nh saya kasih contekanna..
Hanbok adalah pakain tradisional Korea Selatan atau Choson-ot untuk sebutan di Korea Utara. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Walaupun secara harfiah berarti “pakaian orang Korea”, hanbok pada saat ini mengacu pada ” pakaian gaya Dinasti Joseon” yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional, misalnya tahun baru seollal ( imlek ) atau perayaan chuseok.
Bagian-bagian Hanbok :

hanbok copy1. Jeogori: ialah bagian atas dari hanbok ( baju ).Untuk hanbok laki-laki ukurannya lebih besar dan simple, sedangkan untuk wanita agak pendek dan ditandai garis lengkung dan dekorasi yang lembut.
2.Deong Jong : yaitu krah yang berwarna yang berwarna putih .
3. Otgoreum (Cloth Strings): adalah pita yang dipakai pada baju hambok untuk wanita, yang melintang hingga ke Rok ( chima )
4. Chima : adalah rok pada bagian hanbok. Ada berbagai macam jenis chima, ada yang lapisan tunggal dan ada juga yang double.
5.Pattern: susunan gambar atau garis dan juga perpaduan warna.
Masih banyak lagi istilah bagian pada hanbok, misalnya baerae ( pada lengan ), kket dong ( lengan ) dan lain sebagainya.
Untuk hanbok pria ada ” baji ” yaitu celana untuk hanbok. biasanya bentuknya longgar
Pada masa itu paham Konfusianisme diterapkan secara legal di Korea. Saat itu, terjadi pembedaan pakaian yang dikenakan masyarakat Korea. Golongan Yangban (Golongan Atas) mengenakan hanbok berwarna-warni dengan hiasan bordir dan sulaman yang indah dan bahan yang terbuat dari sutra. Golongan masyarakat umum atau rakyat biasa mengenakan hanbok sederhana terbuat dari bahan kain katun dengan pembatasan warna, yakni hanya warna putih, pink muda, hijau muda, dan abu-abu.
Seratus tahun yang lalu, Korea mengenakan "Hanbok" dalam kehidupan sehari-hari, tetapi hari ini mereka biasanya tidak memakainya. Korea pada saat ini memakai Hanbok biasanya di acara-acara khusus seperti pernikahan dan hari libur tradisional.
ini contoh gambar yang gak pake jilbab. sebagai muslimah qt so pasti wajib pake jilbab.. nah, mengapa saya makin cinta dengan hanbok, karena hanbok adalah pakaian tradisional yang memiliki nilai kesopanan juga mnarik hati.. coba qt liat yang pake jilbab mengenakan Hanbok :
wlopun cartoon tapi kalau dpikir2 psti keren bgt pake jilbab smbil mngenakan Hanbok. ga ad halangannya. so, sypa yang mw bereksperimen ??